Untuk masalah dengan instansi yang kecil, kita dapat menemukan solusinya dengan mudah dan cepat. Bagaimana jika instansiasi masalah berukuran besar? Missal nya pada masalah pengurutan, jika n = 1000 jelas tidak mudah mengurutkan data sebanyak itu. Oleh karena itu kita perlu menuliskan prosedur yang berisi langkah-langkah pengurutan prosedur sehingga prosedur sehingga prosedur tersebut dapat di “jalankan” oleh sebuah pemmoses( computer, manusia, robot dansebagainya) untuk menghasilkan solusi setiap instansiasi masalah pengurutan. Kita katakana langkah-langkah pengurutan itu untuk mengurutkan masalah. Prosedur yang berisi langkah-langkah penyelesaian masalah tersebut adalah Algoritma.
Algoritma adalah suatu langkah2 untuk memecakan suatu masalah.
Terdapat beberapa definisi lain dari algoritma-tetapi pada prinsipnya senada dengan definisi yang diungkapkan diatas yang kita kutip dari berbagai liniatur, antara lain:
Algoritma adalah dengan langkah-langkah komputasi yang mentransformasikan data masukan menjadi keluaran[COR92].
Algoritma adalah daerah intruksi yang jelas untuk memecahkan masalah, yaitu untuk memperoleh keluaran yang diinginkan dari suatu masukan dalam jumlah waktu yang terbatas.[LEV03].
Algoritma adalah prosedur komputasi yang terdefinisi dengan baik yang menggunakan beberapa nilai sebagai masukan dan menghasilkan beberapa nilai yang disebut keluaran. Jadi, Algoritma adalah deretan langkah komputasi yang mentransformasikan masukan menjadi keluara[COR89].
No comments:
Post a Comment